Sifat atau Karakteristik BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa)
Tahukah kamu jika pengertian BEM tidak semata-mata pengertian secara teoritis saja. Itu sebabnya dalam realita di lapangan, setiap anggota bem tidak akan dijelaskan pengertian BEM secara teoritis. Tetapi juga harus memiliki karakteristik dan sikap. Diantarannya harus memiliki sifat kekeluargaan, membina dan mampu mendisiplinkan anggotanya.
Adapun sifiat dasar dari pengertian BEM, yaitu bersifat independen dan demokratis. Kedua sifat ini harus berjalan seiring dan sehaluan agar program-program yang dijalankan tetap berjalan lancar. Memang penting menciptakan organisasi yang demokratis. Hal ini sesuai dengan gelora mahasiswa yang butuh ruang untuk mengekpresikan diri menyalurkan pendapat.
Apa Fungsi BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa)?
Belum afdol jika pengertian BEM hanya di artikan sebagai satu sisi saja. Ternyata BEM memiliki fungsinya untuk menampung aspirasi dan keluhan.
Jadi segala keluhan dan aspirasi mahasiwa bisa disampaikan ke BEM terlebih dahulu, kemudian nantinya akan disampaikan ke Direktorat Pelayanan Kegiatan Mahasiswa. Jadi ada jalurnya agar aspirasi ingin disampaikan ke pihak kampus.
Berikut ini adalah beberapa fungsi Badan Eksekutif Mahasiswa :
• Sebagai lembaga tinggi mahasiswa yang akan mengakomodir seluruh kepentingan mahasiswa di kampus.
• Sebagai Agent of change dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
• Sebagai social control dalam melihat setiap kebijakan baik dalam lembaga kampus maupun dalam pemerintahan Republik Indonesia ( regional dan nasional )
• Membangun sinergitas dengan seluruh ormawa di kampus.
• Sebagai fasilitator dalam menjaring aspirasi mahasiswa.
Tidak dapat dipungkiri pula, ada banyak permasalahan yang terjadi disetiap perguruan tinggi. Tanpa ketercuali. Dari berbagai macam permasalahan inilah BEM sebagai penengah atau mediasi. Sekaligus sebagai pihak yang membantu menyamakan persepsi agar tidak terjadi multitafsir. Sehingga masalah yang besar bisa disederhanakan dan tidak berbuntut pada permasalahan yang berlarut-larut.
Terkait teknis bagaimana cara menyamakan persepsi dalam menghadap permasalahan di kampus. Tentu saja semua kembali dan diserahkan kemasing-masing BEM di kampus. Ada yang dilakukan dengan cara diskusi, evaluasi atau dengan musyarah.
Mengapa Harus Ada BEM? Ini Tujuannya
Tujuan BEM secara umum dapat dibedakan menjadi tiga, yaitu sebagai berikut :
- Dapat menciptakan situasi yang kondusif di kampus
Pertama, mampu menciptakan situasi yang kondusif di kampus atau organisasi intra kampus atau Ormawa. - Dapat mewujudkan kesejahteraan mahasiswa di Perguruan Tinggi
Kedua, mampu mewujudkan kesehateraan mahasiswa di perguruan tinggi tersebut. Karena jika hal tidak bisa menjaga kesejahteraan, maka akan terjadi kesenjangan atau carut marut. - Dapat menjungjung tinggi nilai kebangsaan
Ketiga, tujuan dari BEM tentu saja menjunjung tinggi nilai kebangsaan. Terutama kebangsaan di lingkungan universitas. Meskipun demikian, menjunjung tinggi kebangsaan di luar kampus juga sama pentingnya. - Dapat menjadi sarana belajar mahasiswa
BEM menjadi organisasi yang bisa dijadikan oleh mahasiswa untuk belajar berbagai kemampuan, khususnya lebih ke arah soft skills seperti kepemimpinan, public speaking, komunikasi, kerja sama dan masih banyak lagi.
Perlukah Mengikuti Organisasi BEM?
Jika kamu ingin memiliki pengalaman berorganisasi dan mengasah soft skills kamu maka mengikuti BEM adalah pilihan terbaik. Kamu akan belajar di sana, jika kamu serius bahkan kamu bisa menjadi ketua, tentu saja bisa memperbagus CV kamu bukan.
Rata-rata orang yang mengikuti organisasi pada saat kuliah akan lebih mudah dalam mencari pekerjaan. Mengikut organisasi BEM juga sangat cocok untuk kamu yang sering gabuts atau tidak punya pekerjaan.
Kalau ditanya perlu atau tidak? Balik ke masing-masing, jika kamu memiliki kegiatan di luar yang cukup banyak seperti kerja freelance atau organisasi yang lain maka mengikuti BEM bukan menjadi pilihan.
Dari ulasan tentang pengertian BEM dan segala pernah-pernik di atas. Setidaknya kamu sudah tahu bagaimana dan seperti apa sih BEM itu. meskipun BEM ini sebagai organisasi kampus, jangan anggap sepele loh. Banyak yang mengikuti kegiatan BEM setelah lulus memiliki banyak jalan dan koneksi.
Tentu saja akan banyak manfaat mengikuti BEM. Selain mendapatkan teman baru. Kamu pun juga akan belajar bekerja secara tim, belajar berorganisasi, belajar berkomunikasi dengan pihak-pihak luar dan yang paling penting nih, belajar kepemimpinan dan speakup. Setidaknya pelajaran-pelajaran ini tampak sepele, namun secara tidak langsung sangat mempengaruhi dan menentukan nasib kamu dalam bekerja selulus kuliah
