Kategori
Berita

SEPTEMBER KU TELAH M4TI

SEPTEMBER KU TELAH MATI

“Aku seperti buku selalu mewarnai jendela dunia, penaku adalah aksara yang mampu mengukir perasaan insan.”

Di jalan ini daku menyapa senja.
Di bawah kaki sepuh Donggala.

Ia datang setelah gata lalu hilang.
Secawan riuh gulungan ombak bak murung.

Burung burung membawa seruling mega.
Kini aku menari di dahan merdu kicauan cinta.

Riuh histori mengingatkan daku di lembayung.
Temaram telah basah yang kampa tandang.

Kini sang surya masih terlihat benih lara.
Namun, lirih tatkala membakar bak onggokannya.

Kini diriku yang tenang.
Mengingat masa lalu telah hilang.

Setelah basah menggigil atmaku di kaki donggala.
Sahaja bertawakal, dukacita hilang cinta yang anitya.

Serasa angkuh melayang layang.
Bak kalbu ku tiada lagi detak raga dalam doa aksara.

M4ti tak kunjung tepi di sepuh donggala.
Telah hanyut 1.770 hari dalam puing puing kota.

Sumpah serapah tak berkiblat melama.
Hingga rona jingga pulang membisik daku jalan di asmara.

Palu, 9 April 2023
IRFAN CHOELY

Kategori
Berita

DALAM SENJA

DALAM SENJA

Irfan ChoeLy

Pada anak ombak aku bertanya..
Layaknya matahari melambai kelabu dalam panasnya..
Aku bersikap dalam isak memenjarakan orkestra cinta yang pasti..
Apakah memilih tinggal atau dengan pergi..

Lagi…
Pada anak ombak aku bertanya..
Menjadi suci pada malam yang senja..
Atau memilih dalam ketelanjangan tertawa..
Atau bersama menaiki ke nirwana bahagia..

Tapi…
Dikau lebih memilih pergi daripada tinggal berdua.
Bila ini adalah tanda putusan netra yang luka memilih pergi..
Ijinkan daksaku bersentuh dengan kuasa..
Kugores luka kenangan dalam lentera..
Gelombang api memisahkan fatamorgana..

Dalam senja..
Hatiku di tengah kesunyian kian hampa..
Ombak tatkala melambai suara..
Di kala lentera naik membakar jiwa..
Apalah daya, bibirmu memilih pergi atas kuasa..

Moga moga cinta yang barumu dapat singgah..
Sekalipun badai utara tersipu yang basah..
Dikau meski tegar berdiri gagah dalam prahara..

Sukmaku so tiada lagi aku bertanya..
Gontai rapuhku tanamkan dalam api sengsara.
Dalam damai ada penderitaan asmara.,

Palu, 8 April 2023
IRFAN CHOELY ✍🏽📚

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai